facebook linkedin twitter youtube

Jelajah Bareng Decky

cuss jalan!

    • Home
    • Travel
    • ITINERARY
    • Lantéh
    • Event
    • Contact


    Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sekarang memasuki masa PSBB Transisi gw banyak menghabiskan waktu di rumah, termasuk bekerja dari rumah juga. Ngerasa udah bosan banget ngga ada kegiatan diluar, hawa pengen liburan semakin menguat walaupun belum bisa liburan jauh-jauh, liburan di sekitar Jakarta pun rasanya udah bahagia banget hehe 

    Salah satu tempat liburan yang ngga harus jauh ke luar Jakarta dan langsung ada di pikiran gw adalah : Kawasan Ancol. Terakhir kali ke Ancol itu ke DUFAN itu sekitar April tahun lalu. Seru kali ya bisa main wahana seru di Dufan setelah cuma di rumah aja kaya gini. Butuh liburan :") Sayangnya kawasan Wisata Taman Impian Jaya Ancol termasuk DUFAN tutup sementara operasional seluruh kegiatan di dalamnya sejak 14 Maret 2020 lalu. Hal ini dilakukan dalam upaya turut mengurangi potensi penyebaran pandemi COVID-19 yang telah berkembang di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Sejalan juga dengan kebijakan PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.  

    Iseng gw pun scroll Instagram Dufan dan kabar baiknya adalah.... ternyata DUFAN udah buka lagi per 20 Juni 2020 yang lalu gengs!! Sudah sekian lama enggak kemana-mana, pas tahu Ancol dan Dufan sudah mulai buka lagi tuh rasanya seneng banget! Tentunya ada pengalaman yang berbeda banget di kunjungan kalian ke DUFAN selama memasuki masa new normal ini gengs. 

    Kalian pasti merasa bertanya-tanya nih, gimana apakah sudah aman? Jangan khawatir karena kawasan Ancol dan DUFAN sudah menerapkan protokol kesehatan yang menjaga kamu tetap aman, dan nyaman seru-seruan kok namanya #SSBB gengs.

    Panduan Kesehatan selama Pandemi di kawasan DUFAN 


    panduan SSBB di kawasan Ancol
    panduan #SSBB di kawasan Ancol


    Jadi #SSBB itu adalah singkatan dari Senang Selamat Bareng Bareng adalah peraturan Adaptasi Kebiasaan Baru (new normal) yang dihadirkan di Ancol untuk memastikan seluruh pengunjung, karyawan, petugas, dan mitra bisa Kembali rekreasi dan bersenang-senang, tapi juga selamat dari awal sampai sampai akhir kunjungan di Ancol. Selamat dari bahaya penyakit tentu tidak boleh sendirian, dengan sadar diri menjaga Kesehatan dan kebersihan setiap saat dan setiap orang juga berperan untuk menjaga Kesehatan orang lain, sehingga seluruh yang ada di Ancol bisa menikmati hiburan dengan maksimal.

    Perubahan juga sudah mulai dirasakan dari sistem pemesanan tiketnya nih, untuk mengurangi kontak dengan menerapkan system pembelian tiket secara daring/ online melalui website resmi Ancol dan pembayaran secara non tunai (cashless). Lalu, kapasitas pengunjung juga dikurangi menjadi hanya 50%, ini juga berlaku di fasilitas umum seperti toilet, kamar mandi, masjid, tempat wudhu, kursi duduk, hingga kapasitas di setiap wahana DUFAN juga.

    Jaga Jarak di fasilitas umum

    Jaga jarak di Masjid DUFAN

    Hingga tulisan ini dibuat, ada satu peraturan yang mesti kalian tahu juga nih gengs, yakni untuk sementara yang memesan tiket masuk kawasan Ancol dan DUFAN hanya untuk warga dengan domisili DKI Jakarta ya. Untuk temen-temen yang ber-KTP non DKI Jakarta masih belum boleh memesan tiket masuk nih. Kalau kalian tinggal di Jakarta, kalian bisa lampirkan juga surat keterangan Domisili DKI Jakarta ya. 

    Nah, nanti Kalian tinggal tunjukin barcode hasil reservasi kalian di gate masuk kawasan Ancol. Ohiya, for your information juga nih, untuk sementara akses masuk kawasan Ancol dan DUFAN dibatasi ya. Gate Barat hanya dibuka saat weekend, sedangkan kalau kalian datang saat weekday kalian bisa masuk melalui Gate East atau Halte Transjakarta Ancol.

    Lanjut, pastikan juga badan kalian sehat ya buat masuk kawasan Ancol dan DUFAN. Karena suhu tubuh kalian akan diperiksa berberapa kali sebelum masuk. Jangan lupa juga untuk tetap mematuhi dan menerapkan Penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, sering cuci tangan dan penggunaan hand sanitizer serta menerapkan physical distancing di semua area termasuk antrian wahana, restoran dan fasilitas penunjang lainnya di dalam kawasan rekreasi.


    Masuk DUFAN kita tinggal tunjukin barcode reservasi online, diperiksa suhu tubuh lagi, dan setelah itu kita sudah bisa masuk DUFAN! Ohiya, ini gw masuk via gerbang baru DUFAN., lokasinya tidak jauh dari area parkiran dan halte transjakarta Ancol. Agak kaget juga ternyata sudah berbeda nih. Nuansanya earthy gitu dengan dominan warna cokelat. Kita akan disambut oleh patung perunggu dari karakter DUFAN dan teman-temannya ada Dufi (Dunia Fantasi), Kabul (Katak gembul) ,Bije ( bison jenaka), Garin (Garuda indonesia) , Tanit ( tapir genit) , Kombi (komodo gembira) Cili (kancil licik), Barus (Babi rakus). Terdapat juga menara tinggi dengan tulisan DUFAN diatasnya. Feelnya beda dan jadi bagus banget! 

    Depan kounter tiket dan menara DUFAN    

    Patung Perunggu Karakter DUFAN

    Tujuan pertama adalah salah satu kawasan baru di DUFAN yakni Dunia Kartun. Kawasan seluas 3 hektar ini berisikan 9 wahana baru. Terakhir gw ke DUFAN ini masih dalam proses pembangunan dan sekarang sudah selesai ternyata. Keren banget banyak wahana dalam kawasan Dunia Kartun ini yang sepertinya diperuntukan untuk adik-adik kecil dan bagi kita yang tidak bisa ikut naik wahana yang sudah ada di DUFAN sebelumnya, eits tapi tentu ada juga loh wahana yang remaja dan orang dewasa bisa coba. 

    Berpose dulu nih depan gate Dunia Kartun hehe

    Ada satu wahana yang menarik banget di sini namanya wahana Baling-Baling! Tingginya sekitar 40 meter dan bakal bawa kita berayun-ayun 360 derajat seakan kita diikat di helikopter! Berani coba ga nih? Kalau saya sih tim yang nonton dari bawah saja yaa menikmati teriakan teman-teman hehehe Selain Baling-Baling, ada berberapa wahana lain yang bisa dicoba seperti  Karavel, Kolibri, Turbo Drop, Ontang-Anting, Paralayang, dan Zig-Zag.

    Wahana Baru Baling-Baling yang memacu adrenalin!

    Setelah puas berkeliling di kawasan Dunia Kartun, perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu wahana paling baru di DUFAN, namanya KERETA MISTERI! wahana ini telah hadir sejak Desember 2019 yang lalu dan menjadi Indoor Coaster terbesar di Indonesia! Kereta Misteri memiliki panjang (lintasan rel) 596 meter dan ketinggian 15 meter.

    Apa yang ada dipikiran kalian pas pertama kali baca tulisannya nih? Dari namanya kayanya serem banget ya. Kalau gw sih mikir kita naik kereta gitu terus bakal ada setan-setan muncul. Ternyata tidak juga! Kereta Misteri ini menceritakan kisah tentang serangan kawanan manusia serigala. Pengunjung diajak untuk merasakan cerita mengalahkan monster  serigala tersebut. Permainan itu mengambil inspirasi cerita misteri ala Amerika abad ke-19. Kereta Misteri ini membawa pengunjung meluncur dalam suasana yang gelap. 

    Gerbang depan wahana baru : Kereta Misteri

    Yang bikin seru adalah ketika kita naik kereta roller coaster ini dalam kondisi gelap gulita seperti ini. Pengalaman yang seru banget dan belum pernah ada di Indonesia! Jujur ekspektasi gw adalah cuma sekedar naik kereta seperti Istana Boneka dan ditakutin sama hantu-hantu ternyata gw salah. Gw tidak menyangka akan naik roller coaster gelap-gelapan dan sensasinya luar biasa lumayan bikin takut dan mual haha

    Ohiya buat naik wahana ini boleh untuk yang tinggi badannya di atas 125 cm ya. Untuk sementara jam operasional Kereta Misteri adalah pukul 13.00 dan tutup pada pukul 16.45. Waktu gw ke sana wahana ini ramai banget. Tolong pastikan juga untuk tetap menjaga jarak satu sama lain ya ketika mengantri.

    Lanjut, gw bersama teman-teman blogger dan Kamadigital Nusantara pun mengeksplor area dan wahana lain di DUFAN. Kunjungan kali ini juga jadi pertama kalinya gw mencoba berberapa wahana seperti Bianglala, dan Niagara-gara. Kalau hari biasa, 2 wahana ini selalu ramai. Senang sekali rasanya :D Selain itu kami juga naik wahana wajib kalau ke DUFAN, yakni Istana Boneka, dan Kora-Kora.

    Wahana Kora-kora yang menerapkan phyisical distancing

    Wahana Bianglala dari kejauhan

    Wahana Istana Boneka yang menerapkan phyisical distancing


    Gw juga salut banget ternyata kawasan Ancol dan DUFAN serius banget menerapkan protokol kesehatannya. Sejauh mata memandang gw melihat area publik yang sudah diberi tanda untuk saling menjaga jarak, tersedia hand sanitizer diberberapa titik di dalam DUFAN, serta di setiap wahana juga mengalami pengurangan kapasitas dengan ditempelnya stiker tanda jaga jarak. Bahkan ada mobil keliling lengkap dengan petugas bersiaga menyiramkan disinfektan juga di sekitar kawasan DUFAN ini! Two Thumbs Up!

    Mobil keliling penyemprot Disinfektan

    Sepulangnya dari DUFAN waktu sudah menunjukan pukul 17.00, saya dan teman saya kemudian memutuskan untuk mengunjungi Pantai Indah Ancol juga. Dan ini juga menjadi kali pertama saya ke sini :D Kami menunggu sunset tiba dan mengabadikan momen selama di sana. Senang sekali akhirnya bisa melihat laut lagi :D

    Biar rekreasi kalian di Dufan Ancol tetap senang dan selamat agar Senang Selamat Bareng Bareng, gw ingetin lagi buat jangan lupa bawa barang-barang ini dari rumah ya gengs :

    - Masker Untuk Dipakai serta Masker Cadangan

    - Hand Sanitizer

    - Perlengkapan Ibadah Pribadi

    - Alat Makan Pribadi

    - Kantong Plastik 

    - Tisu Kering dan Basah

    - Persiapkan uang nontunai untuk segala macam pembayaran


    Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku, untuk informasi lebih lanjut mengenai Senang Selamat Bareng Bareng #SSBB  kalian bisa coba buka link ini ya :


    Sudah Siap #KembaliKeAncol? 


    Continue Reading

    Dampak krisis yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 masih sangat terasa di segala aspek kehidupan kita sekarang, terlebih menyangkut masalah finansial perekonomian bangsa. Mulai dari perusahaan besar banyak yang melakukan penghentian kerja para karyawannya hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengalami kesulitan untuk bertahan.


    Sebagai langkah nyata pemerintah dalam membantu para pelaku Koperasi dan UMKM bertahan ditengah pandemi seperti sekarang, melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia membuat layanan konsultasi bisnis yang diinisiasi sebagai Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi KUMKM sebagai wujud dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah strategi pemerintah untuk mengantisipasi dampak Covid-19 yang fokus di bidang ekonomi dan kesehatan. Untuk penanggulangan dampak ekonomi, dialokasikan anggaran khusus untuk Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Total anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khusus untuk KUMKM adalah sejumlah Rp123,46 triliun. 

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, saat Peluncuran Pusat Informasi Pemulihan Ekonomi Koperasi dan UMKM, di kantor Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan bahwa  langkah ini adalah bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan program ini jika ditemukan kendala atau hambatan di lapangan. 

    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki

    Lanjut, MenkopUKM juga membeberkan data dana PEN untuk koperasi dan UMKM yang disiapkan sebesar Rp123,46 triliun ini harus sudah bisa tersalurkan seluruhnya pada September 2020 tahun ini. Oleh sebab itu, pihaknya bersama dengan kementerian dan lembaga lain sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) akan terus melakukan koordinasi agar bisa dipercepat penyalurannya. 

    "Kami sebagai user pelaksana PEN untuk koperasi dan UKM akan terus mendorong dan mengakselerasi pelaksanaan PEN agar bisa segera diterima UMKM dan koperasi sesuai arahan Presiden," kata MenkopUKM.

    Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khusus untuk KUMKM ini dibagi menjadi 6 katagori program, antara lain :

    •   Pertama, subsidi bunga sebesar Rp35,28 triliun terdiri atas:
      1. Subsidi bunga perbankan dan perusahaan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp4,967 triliun. Pelaksana program ini adalah 42 instansi (bank, lembaga pembiayaan, dan koperasi)
      2. Subsidi bunga perbankan dan perusahaan pembiayaan melalui program non KUR Rp 27,195 triliun. Pelaksana program ini adalah 102 bank umum, 1570 BPR, dan 10 perusahaan leasing
      3. Subsidi bunga BUMN sebesar Rp2,592 triliun. Pelaksana program ini adalah PT PNM melalui UMi dan Mekaar serta Pegadaian
      4. Subsidi bunga BLU dan koperasi sebesar Rp526 miliar. Pelaksana program ini adalah 4 BLU Pengelola Dana (PIP, LPDB, P2H, LMPUKP dan 297 Koperasi mitra BLU

    • Kedua, penempatan dana untuk restrukturisasi sebesar Rp78,780 triliun. Pelaksana program ini adalah HIMBARA (Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN),
    • Ketiga, belanja Imbal Jasa Pemnjaminan (IJP) sebesar Rp5 triliun. Pelaksana program ini adalah Askrindo dan Jamkrindo,
    • Keempat, penjaminan untuk modal kerja (stop loss) sebesar Rp1 triliun. Pelaksana program ini adalah Askrindo dan Jamkrindo,
    • Kelima, PPh Final Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar Rp2,4 triliun. Pelaksana program ini adalah Ditjen Pajak,
    • Keenam, pembiayaan Investasi kepada Koperasi melalui LPDB sebesar Rp1 triliun. Pelaksana program ini adalah LPDB-KUMKM.
    Penyerapan PEN untuk UMKM sampai 1 Juli 2020 sudah terealisasi antara lain untuk subsidi bunga KUR dan bantuan likuiditas koperasi melakui LPDB-KUMKM. Jumlah total subsidi bunga yang tersalurkan untuk penerima pinjaman KUR sebesar Rp 12,968 miliar atau 0,26% dari total subsidi bunga Rp35,80 triliun yang disiapkan. Ada 266 Koperasi sehat sebelum Covid-19 yang akan disasar untuk menerima program PEN LPDB-KUMKM sebesar Rp 1 triliun. 

    Belum semua penyalur KUR mengajukan subsidi bunga KUR terdampak Covid-19. Dari 42 instansi (bank, lembaga pembiayaan, dan koperasi) baru Bank BRI yang mengajukan subsidi bunga KUR. Subsidi bunga KUR sebesar Rp 12,968 miliar diberikan kepada 212.846 UMKM melalui BRI.

    Penyerapan anggaran PEN lainnya masih dalam proses penyelesaian dokumen sumber/ DIPA. Seperti belanja imbal jasa penjaminan (IJP), pinjaman untuk modal kerja (stop loss), dan PPH final ditanggung pemerintah masih tahap penyelesaian regulasi oleh Kemenkeu sebagai pelaksana.



    KemenkopUKM juga sedang mendorong penerbitan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) untuk menunjuk kuasa pengguna anggaran serta mempercepat proses bisnis sistem informasi kredit program (SIKP) dan integrasi data dengan OJK.

    Per 1 Juli 2020, jumlah KUMKM yang telah menerima manfaat program PEN adalah 212.846 KUMKM. Total penyaluran PEN untuk KUMKM hingga 1 Juli 2020 sudah mencapai Rp250,16 miliar atau 0,20% dari anggaran Rp123,460 triliun. Pada bulan Juli ini, Teten Masduki menjelaskan akan ditargetkan penyaluran 50 persen dari dana pembiayaan Rp1 triliun yang menjadi Tupoksi LPDB KUMKM. “Tapi itu tergantung koperasinya, mengajukan atau tidak. Sebab, ada koperasi yang hanya butuh relaksasi saja dan tidak mau mengajukan pinjaman yang baru," ujar Teten. 

    Pada kesempatan ini pula turut menghadirkan tokoh Koperasi dan UMKM yang telah menerima manfaat, diantaranya ada Bapak H. Gusnal, SE.MM Ketua Umum Koppas Cempaka Putih dan Bapak Adhy Suryadi CEO dari Koperasi Syariah BMT itQan Bandung.

    Adhy Suryadi CEO dari Koperasi Syariah BMT itQan Bandung

    Bapak Adhy Suryadi menyebutkan bahwa Koperasi mengalami situasi sulit selama pandemi ini, banyak anggota yang terdampak usahanya. Seperti oase di padang gurun ketika memang lembaga lain kesulitan untuk menyalurkan pendanaan, akhir Juni lalu BMT itQan Bandung mendapatkan pendanaan sebesar Rp 5 miliar dari LPDB-KUMKM. Kedepannya, semoga kucuran dana bantuan bisa lebih besar untuk dapat membantu lebih banyak anggota koperasi BMT itQan Bandung.

     H. Gusnal, SE.MM Ketua Umum Koppas Cempaka Putih

    Kemudian Bapak H. Gusnal, SE.MM Ketua Umum Koppas Cempaka Putih juga memaparkan sejak tahun 2010 mereka sudah terbantu oleh pendanaan dari LPDB-KUMKM dan telah disalurkan ke lebih dari 6.000 pedagang pasar. Ia bersyukur karena per bulan Juni-Juli ini kegiatan perekonomian pasar sudah mulai kembali bergeliat. LPDB-KUMKM sebagai ujung tombak perekonomian semestinya harus selalu didukung dan dipermudah prosesnya. Sebab sebelumnya memang proses untuk pencairan dana melalui LPDB-KUMKM terbilang cukup sulit dengan 16 tahapan, sekarang akan dipermudah hanya melalui 3 tahapan saja, yakni tahap Legalnya dipenuhi, Analisis Usahanya dipenuhi, setelah itu pencairan. 

    Perkembangan penyerapan dana dari program Pemulihan Ekonomi khusus KUMKM ini nantinya akan di update setiap hari dalam bentuk persentase total dana yang telah disalurkan dan juga jumlah KUMKM yang menerima.

    Untuk mendapatkan informasi lebih detail cara mendapatkan manfaat PEN untuk KUMKM, silakan follow channel media social @kemenkopukm di Twitter, Instagram, dan Facebook, website www.kemenkopukm.go.id, dan Call Center PEN untuk KUMKM di nomor Hotline 1500 587 atau Whatsapp 08111 450 587.
    Continue Reading

    Jadi ini merupakan lanjutan trip Singapura tahun lalu, ngajak temen-temen dari Kaltim yang belum pernah ke Malaysia buat 'menyicipi' sedikit rasa Malaysia di Johor Bahru. Itung-itung biar paspor mereka di cap 2 negara yang berbeda di trip perdana mereka nih hehe 



    Trip ke Johor ini sebenarnya cuma sebagai bonus karena tujuan utama kita adalah Singapura. Tapi karena kita punya cukup waktu, jadi just give it a shot lah yaa. Buat ke Johor Bahru dari Singapura itu gampang banget karena sudah terkoneksi satu sama lain dengan berbagai opsi transportasi umum, seperti direct bus (dari titik di Singapura langsung ke titik di JB), SMRT lanjut bus, atau SMRT lanjut kereta. 

    Waktu itu kami memilih 2 opsi berbeda untuk pulang. Untuk perjalanan pergi, opsi kami adalah naik SMRT dari Dhoby Ghout (karena terlebih dahulu kami mengunjungi National Museum of Singapore) perjalanan memakan waktu sekitar 50 menit untuk sampai ke Woodland Station.




    Lanjut, sesampainya di Woodland Station kita langsung menuju ke bagian bus terminal, tinggal ikuti petunjuk arah tertulis "Woodland Temporary Bus Interchange" yang persis berada di samping Woodland Station ini.  Sesampainya di sana, cari boarding sign "950" dengan rute Woodland Checkpoint / JB Sentral Checkpoint. 

    Kita menaiki SMRT Bus 950 untuk pergi ke Woodland Checkpoint. Harga tiketnya adalah $1.47 jika membayar menggunakan EZ-Card / Jenius, dan $2.30 jika membayar cash. Waktu tempuh hanya sekitar 15 menit. Setelah itu sampai di Woodlands Checkpoint kita harus keluar bus untuk pergi mengisi borang imigrasi dan scan passport meninggalkan Singapura. *Tips : Ikutin rombongan! Karena kita akan berpindah bus dan menggunakan bus yang berbeda. Jadi jangan sampai nanti kebingungan dan jadinya terpisah. Struk yang didapat dari bus sebelumnya juga jangan sampai hilang ya sebagai bukti naik ke bus lanjutan.

    Singapura dan Malaysia hanya dibatas oleh jembatan tol yang diakses oleh kendaraan umum seperti mobil, bus, dan kereta. Hanya membutuhkan waktu 10-15 menit (kalau tidak macet) dari Woodland Checkpoint menuju JB Sentral Checkpoint. Kalau dibaca dari blog lain sih katanya pernah ada yang jalan kaki karena pernah terjadi macet parah di sini. Tapi kalau hari normal kayanya ngga deh, jaraknya cukup lumayan sekitar 5km kalau jalan kaki gempor juga ya hehe



    Sesampainya di JB Sentral Checkpoint, kita masih harus melewati pemeriksaan imigrasi dan jalannya di dalam cukup seperti labirin, bikin bingung kalau menurut saya. Panjang gitu rasanya. Ohiya saya punya pengalaman cukup lucu ketika mengantri di imigresen (imigrasi) saat ditanya tujuan dan berapa lama di JB saya pun bilang "petang dah balik SG lagi pun, bang. Nak bawa kawan sahaja ni pergi kat zoo and JB Mal" Entah kenapa petugas imigresen tersebut bilang seperti ini kepada saya dengan ekspresi tidak percaya "Wah abang yakin ke bukan orang sini? Awak punya aksen and look tu macam orang sini sahaja" haha saya cukup tersipu sih karena akhirnya bekal 2 minggu yang saya habiskan di Kuala Lumpur saat menjadi volunteer Sea Games pada 2017 lalu belajar aksen dan bahasa Melayu pun terbayar! haha

    Lanjut, ketika sampai di JB City Square, kami bertiga memutuskan untuk membeli sim card! hahaha saya juga pernah kok kaya gini, waktu di Bangkok yang cuma 10 jam saya juga beli simcard untuk konektivitas internet (re:biar bisa bikin ig story) wkwkw jadi kita beli 1 simcard untuk di tethering ke 3 device gitu, harga SIM Cardnya cuma RM 21 untuk kuota aktif 7 hari total 3 GB. Dibagi 3 yaa jadinya lumayan hemat lah ya hehe

    Lanjut, kita mencari makan siang dan kita memilih Mcd (re : Mekdi di Malaysia) karena saya sudah rindu paket Nasi Lemak-nya dan kebetulan waktu itu juga ada McFlurry edisi terhad (khusus) dengan rasa Cempedak!!!! Excited banget karena buah cempedak/nangka adalah buat favorit saya! 

    Andai saja McFlurry Cempedak ini ada di Indonesia.....

    Nasi Lemak yang dijual di Mekdi Malaysia. Enak!

    Setelah beres makan siang, kami melanjutkan perjalanan menggunaka Grab ke Johor Zoo. Sebenarnya bisa jalan kaki sih, cuma karena ini bertiga dan jadi lebih murah buat patungan dan ga cape hehehe


    Kalau jalan kaki sekitar 3km sih

    Jujur, ini pengalaman pertama saya buat berkunjung ke Kebun Binatang hahahaha ini beneran! di tempat saya tingggal di Kalimantan tidak ada kebun binatang besar seperti ini. Bahkan, ke Ragunan saja saya belum pernah haha Sesampainya di sana kami membayar biaya masuk seharga RM 2 (Rp 7,000) untuk dewasa. Murah banget! Ohiya, harga untuk turis dan lokal sama saja ya. Toh, muka kita juga seperti warlok ini haha






    Di sini saya pertama kali melihat harimau, dan unta secara langsung juga. Excited banget haha setelah puas berkeliling kami pun menunaikan sholat Ashar. Kebetulan banget lokasi Johor Zoo ini berseberangan dengan Masjid Abu Bakar, salah satu masjid yang bersejarah di kota Johor Bahru. Adem banget! Mungkin karena letak masjid yang dekat dengan laut jadi sepoi-sepoi anginnya semriwing bikin ngantuk. Kebetulan waktu itu udah jam 5 jadi emang jamnya nyore nyantai. Masjid ini cukup unik kalo menurut saya, warna dominannya adalah hitam dan kuning. Interior dalamnya unik bertabur emas, sepertinya baru selesai di renovasi. Tempat wudhunya juga keliatan baru dengan keran yang keren banget  bisa mengatur sendiri tingkat derasnya air dan jenis tekanan air yang berbeda pula (atau mungkin saya saja yang udik hehe)



    Semacam area teras nih, chandeliernya bagus!

    Eksterior Masjid Abu Bakar

    Interior Masjid yang dominan berwarna putih - emas

    Setelah melaksanakan sholat Ashar dan leyeh - leyeh sebentar, kita melanjutkan perjalanan pulang ke Singapura. Tak lupa sebelum pulang kita main-main dulu ke JB City Square lagi yang lokasinya tak jauh dari JB Checkpoints. Saya beli berberapa barang titipan dan tak lupa membeli berberapa makanan serta cemilan yang saya sudah kangen banget dari Malaysia.

    Untuk perjalanan pulang, kami memilih rute naik Bus yang berbeda. Kali ini menggunakan bus CW 2 rute Bus yang langsung menuju ke Bugis (Quuen Street) di Singapura. Dari Woodland Checkpoint kita langsung turun ke bawah untuk mencari bus dengan tujuan yang kita inginkan. Memang cukup mengantri jadi jaga selalu barang bawaan dan jangan sungkan buat bertanya ya.











    Continue Reading

    Wisata Museum tuh bisa jadi pilihan banget buat kalian yang pengen nemuin hal baru dari Singapura. Karena jangan pikir ke museum itu boring dan ga seru ya gengs. Museum di Singapura ini beyond expectation banget! 

    Singapore Art and Science Museum dari kejauhan berdampingan dengan Marina Bay | dok.pribadi

    Sebelum tiba di Singapura, kita emang udah pengen banget main ke Singapore Art and Science Museum ini. Ada berberapa pilihan exhibition yang bisa dipilih nih, per Agustus 2019 kita memutuskan untuk melihat exhibition "Alice in Wonderland". baca juga ("PANDUAN JALAN - JALAN KE SINGAPURA 3 HARI 2 MALAM (+ Itinerary dan Budget)"

    Kita udah beli tiketnya in advanced di tiket.com, karena waktu itu harganya cukup bersahabat. 1 tiket dibandrol dengan harga kurang lebih IDR 137.000/pax. Kalau beli langsung di counter harganya memang cukup mahal, yakni sekitar IDR 190,000 /pax. Kadang suka ada promo khusus buat beli tiket attraction seperti ini di berbagai OTA seperti Tiket, Traveloka, atau Pegi-Pegi. Jangan lupa buat sering dicek berkala aja gengs, siapa tahu jadi lebih murah kan :D


    harga tiket untuk 3 orang
    harga tiket untuk 3 orang | dok.pribadi

    Lokasinya juga gampang banget dicari, tepatnya masih satu komplek sama Marina Bay nih gengs alias sebelahan banget! Jadi masuk aja nih ke Marina Bay nanti naik ke lantai paling atas dan cari plang petunjuk tulisan "Art Science Museum/Muzium" ikuti jalannya aja nanti akan ketemu dengan bangunan ikonik berbentuk bunga teratai ini yang worth banget buat dijadiin background foto kalian!

    Masuk ke dalam kita akan disambut dengan Fabcafe buat kalian yang mau nongki sambil menikmati angin sepoi-sepoi dengan pemandangan Merlion Statue yang tidak jauh dari lokasi Artscience Museum ini atau sekadar ingin melepas penat setelah berkeliling. Lanjut, untuk pembelian serta penukaran tiket berada di Basement 2, turun menggunakan eskalator yang berada tidak jauh dari FabCafe.

    Turun dari eskalator tempat pembelian tiket pun sudah terlihat. Kalau kalian sudah beli tiket seperti yang kami lakukan, kalian tinggal beratur mengantri di depan pintu exhibition yang kalian pilih. Ohiya, sebelum masuk pastikan kalian tidak membawa barang yang besar ya, seperti koper. Nah, koper atau barang lain punya kalian bisa dititip sementara di lantai Ground, di information center dekat pintu masuk tadi (sebelah kanan).


    Nah, masuk ke dalam exhibitionnya ini lumayan antri gengs. Kami menunggu giliran masuk sekitar 15-30 menit dan kita pun mendapatkan kertas petunjuk mengenai Alice in Wonderland Exhibition ini,  dalam bentuk "Lost Map of Wonderland" setelah itu masuk dan kita dijelaskan sedikit mengenai kertas petunjuk yang telah kita dapatkan tadi.

    Kita diajak berkeliling seakan-akan kita adalah Alice yang masuk ke dalam dunia 'magical wonderland' ini. Ada banyak instalasi seni yang menarik banget yang berbasis kepada film Alice in Wonderland. Instalasi seni di sini ada berberapa yang hidup serta bisa berubah secara real time. Istilahnya kita bisa berinteraksi dengan instalasi seni-nya. Canggih banget! 




    Jadi buat yang belum paham banget sama cerita di Alice in Wonderland juga ga masalah banget karena dari awal masuk ke exhibitionnya kita bakal disuguhin aktivitas dan ceritanya dari awal kok. Ada juga cuplikan-cuplikan dari filmnya dari awal atau yang terbaru. Berberapa instalasi seni juga sepertinya original dari waktu film Alice in Wonderland pertama kali di tayangkan. Alice in Wonderland ini sendiri udah disadur ke dalam lebih dari 40 film dan 30 program televisi loh! Banyak banget hal seru dibalik layar yang bisa kita lihat disini, totalnya ada lebih dari 300 objek kaya buku edisi perdana, gambar, proyektor,  properti yang digunakan saat shooting, boneka-boneka, kostum, sampai poster dari semua film Alice in Wonderland dari seluruh dunia juga (baca juga : Alice in Wonderland Marina Bay) Kalo menurut gw sih berberapa propertinya cukup creepy ya karena itu jadul banget tapi tetap menarik! Kapan lagi nih bisa liat properti asli dari film legendaris kan.

    Kita menghabiskan banyak waktu untuk berkeliling dan foto-foto karena instalasi seninya keren dan secanggih itu! Berberapa juga bisa kita lihat secara interaktif melalui "lost map of Wonderland" yang sebelumnya kita dapet di awal tour sebelum masuk. Tinggal di scan dan akan ada "petunjuk" yang bisa kalian dapatkan! Nah, menjelang akhir tour ini menurut gw yang paling menarik! Jadi kita bisa "bermain" dengan Interactive Map nya nih, kita bisa berkreasi menempelkan berberapa stiker yang tersedia di peta yang kita dapetin di awal tadi dan membuat diri kita masuk ke dalam dunia Alice in Wonderland! 


    Terakhir banget nih sebelum kita mengakhiri tour di dalam exhibitionnya, ada satu interaction activity yang sayang banget kalau dilewatkan! No wonder, buat masuk ke dalamnya kita harus antri lagi. Jadi ini adalah scene ikonik dari Alice in Wonderland A Mad Tea Party! Buat yang udah pernah nonton pasti familiar banget dong sama scene gila dan seru Mad Hatter ini. Dengan menggabungkan teknik VFX dan pemetaan proyeksi canggih kita jadi bisa merasakan 'secara langsung' gimana gila dan serunya Tea Party layaknya di film!





    Continue Reading

    Masih ingat dengan jelas awal tahun ini saya dan berberapa teman-teman saya sempat pergi menjelajah Cirebon menumpang Kereta Api Tegal Ekspress jurusan Pasar Senen (PSE) - Cirebon Prujakan (CNP). Siapa yang mengira trip itu merupakan trip terakhir yang saya lakukan sebelum pandemi semakin merajalela hingga sekarang (Juni 2020).


    sumber : dok.pribadi


    Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah mulai dilonggarkan di sejumlah daerah di Indonesia - termasuk di DKI Jakarta. Per 4 Juni 2020 mulai memasuki masa transisi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 

    Apa itu Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)? Menurut situs https://www.menpan.go.id/ adalah pola hidup yang mendorong adanya perubahan perilaku masyarakat dari kebiasaan lama ke kebiasaan baru yang lebih sehat, sehingga aman dari ancaman COVID-19 namun tetap bisa produktif untuk melangsungkan kegiatan ekonominya.

    Kebiasaan baik selama pandemi | sumber : grafis KamaDigital

    Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan secara hati-hati. Kebiasaan baru ini terutama dilaksanakan terhadap sektor yang rentan terkena penyebaran, salah satunya adalah sektor transportasi. Pemerintah mengeluarkan aturan pengendalian transportasi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 41/2020, Surat Edaran No. 11, 12,13,14. Aturan tersebut dibuat agar masyarakat dan petugas transportasi tetap #AmanProduktif dari penularan Covid-19 dengan mengutamakan protokol kesehatan seperti jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan kebersihan di sarana dan prasarana transportasi.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa dalam menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), Kementerian Perhubungan temenyiapkan sistem transportasi yang berkonsep higienis dan humanis yang diutamakan adalah aspek kesehatan namun juga tetap memperhatikan aspek ekonomi. Untuk itu,transportasi publik harus lebih higienis, humanis, dan tentunya less contact, yang memberikan solusi dan manfaat bagi rakyat banyak.


    Perbedaan Naik Transportasi Umum | sumber : grafis KamaDigital

    Dikutip dari https://setkab.go.id, secara umum ruang lingkup pengendalian transportasi pada masa transisi menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini dilakukan di seluruh wilayah dan untuk wilayah yang ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para penumpang angkutan umum dan kendaraan pribadi, para operator sarana dan prasarana transportasi wajib melakukan penerapan protokol kesehatan, penerapan pembatasan jumlah penumpang dari jumlah kapasitas tempat duduk dan penerapan physical distancing (jaga jarak) mulai saat persiapan perjalanan, selama perjalanan, hingga saat sampai tujuan atau kedatangan.


    situasi di dalam gerbong MRT | sumber : dok.pribadi

    Situasi di dalam gerbong commuter line | sumber : dok.pribadi




    Selama 3 bulan terakhir, saya pun harus merasakan kerja dari rumah (WFH) dan hanya masuk ke kantor 1x/minggu. Itu pun pada bulan April-Mei saya merasakan kesulitan karena ojek online sebagai moda transportasi utama saya sehari-hari sedang ditiadakan. Beruntung, per 4 Juni ini berberapa transportasi publik di Jakarta sudah mulai dlonggarkan. Saya pun berkesempatan untuk mencoba naik commuter line dan MRT lagi setelah sekian lama.

    Aman dan Produktif | Sumber : Grafis KamaDigital

    Perlahan masyarakat Jakarta pun mulai beradaptasi dengan perubahan in sepemantauan saya seperti menjaga jarak dengan tidak duduk di kursi yang mempunyai marka dan menggunakan masker di tempat umum.

    Jika transportasi sudah mulai bangkit, lalu apa selanjutnya?


    Terbersit di pikiran saya tentang bagaimana nantinya saya sebagai seseorang yang suka jalan-jalan ini dapat kembali 'ngetrip' di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini? Mengingat sektor pariwisata ini merupakan salah satu sektor yang paling terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini. Menurut saya pemerintah harus terus berinovasi menciptakan terobosan baru ditengah pandemi ini termasuk di sektor pariwisata agar geliat pariwisata kita perlahan dapat bangkit. Ada salah satu artikel yang saya baca bilang kalau saat ini pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan fokus untuk mendorong perjalanan turis domestik serta pengukuhan kembali protokol kesehatan dibidang pariwisata.

    Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M.Manuhutu menjelaskan bahwa mpemerintah saat ini sedang berusaha membuat rasa percaya pada wisatawan bahwa tempat yang dikunjungi sudah menerapkan protokol kesehatan yang aman.

    protokol kesehatan harga mati | sumber : grafis Kamadigital

    Untuk Kementerian Perhubungan, besar harapan saya jika armada transportasi publik di DKI Jakarta dapat terus meningkatkan pelayanannya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada, memperbanyak jumlah armada / waktu di jam sibuk, lebih sigap dalam menyikapi jam sibuk karena kerap kali terjadi penumpukan penumpang, sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan ini.

    Saya sih berharap kita harusnya selalu aware untuk terus meningkatkan rasa kepedulian kita untuk menjalankan protokol kesehatan di manapun kita berada. Jangan disepelekan karena langkah sekecil menggunakan masker dan hand sanitizer pun akan berpengaruh untuk diri kita maupun orang lain. Kegiatan perekonomian pun perlahan akan dapat segera pulih dan berjalan kembali tetapi tidak menimbulkan kasus-kasus baru.

    Semoga.

    Stay safe and healthy, semua!


    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Siapa sih Decky?

    Photo Profile
    Decky Tri Isdian Novianoor Travel Planner

    From Indonesia to the world. Ready to explore bareng Decky? Read More

    Total Pageviews

    Labels

    #AkudanKorea #BijakBerplastik #BookingLokal #ceritalivina #Event #experience #FactoryOutletJakarta #Filipina #GampangKan #itinerary #KeKoreaAja #KembaliKeAncol #Kemenhub #korea #KTO_id #lanteh #Mangga2SquarePusatFO #menologybyzap #philippines #ReviewDecky #ScarlettWhitening #Singapore #Staycationbarengdecky #TransmateJourney #travel #travelsafe #WKS2021 #worldfluday

    recent posts

    Featured Post

    Low Reading Interest of Children & Teenagers and Library Availability in Indonesia

    Low Reading Interest of Children & Teenagers and Library Availability in Indonesia Hello, my name is Decky Tri Isdian Novianoor, I...

    Blog Archive

    • August 2025 (1)
    • May 2025 (1)
    • March 2025 (1)
    • January 2025 (1)
    • December 2024 (1)
    • September 2024 (1)
    • August 2024 (2)
    • April 2024 (1)
    • April 2023 (1)
    • March 2023 (2)
    • February 2023 (1)
    • January 2023 (1)
    • September 2022 (2)
    • August 2022 (2)
    • June 2022 (2)
    • May 2022 (1)
    • March 2022 (1)
    • February 2022 (1)
    • November 2021 (3)
    • October 2021 (1)
    • September 2021 (6)
    • August 2021 (2)
    • July 2021 (4)
    • June 2021 (3)
    • May 2021 (2)
    • April 2021 (3)
    • March 2021 (4)
    • November 2020 (1)
    • August 2020 (2)
    • July 2020 (1)
    • June 2020 (3)
    • December 2019 (1)
    • November 2019 (5)
    • October 2019 (2)
    • September 2019 (2)
    • August 2019 (3)
    • July 2019 (1)
    • October 2015 (2)
    • November 2013 (1)
    • March 2013 (4)
    • December 2012 (1)
    FOLLOW ME @INSTAGRAM

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top